Kapuas Hulu post author Kiwi 12 Mei 2026

Pasutri Lansia Dianiaya, Satu Korban Meninggal Dunia

Photo of Pasutri Lansia Dianiaya, Satu Korban Meninggal Dunia Pasangan suami istri (Pasutri) lanjut usia (Lansia), K dan A diserang U (42) di rumah mereka di Dusun Jaya Cemerlang, Desa Kandung Suli, Kecamatan Jongkong, Kabupaten Kapuas Hulu, Minggu (10/5) malam.

PUTUSSIBAU, SP - Penganiayaan yang berujung maut terjadi di Dusun Jaya Cemerlang, Desa Kandung Suli, Kecamatan Jongkong, Kabupaten Kapuas Hulu, Minggu (10/5) malam. Seorang pria berinisial U (42) diduga menyerang pasangan suami istri (Pasutri) lanjut usia (Lansia) menggunakan senjata tajam jenis parang, hingga menyebabkan salah satu korban meninggal dunia.

Korban berinisial K (78) meninggal dunia saat dalam perjalanan menuju Puskesmas Jongkong, sedangkan istrinya, A (77), mengalami luka serius pada tangan kanan hingga beberapa jari dilaporkan putus.

Kasi Humas Polres Kapuas Hulu, Iptu Jamali SAP membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia mengatakan pihak kepolisian bergerak cepat setelah menerima laporan masyarakat.

“Begitu menerima informasi, personel langsung menuju lokasi kejadian untuk melakukan penanganan awal, mengamankan situasi serta mencari terduga pelaku,” ujarnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian bermula sekitar pukul 19.15 WIB saat pelaku diduga datang ke rumah korban sambil membawa parang. Saat itu, korban perempuan sedang berada di ruang tamu menonton televisi, sementara korban laki-laki berada di dapur.

Pelaku diduga langsung menyerang A. Mendengar teriakan istrinya, K datang ke ruang tamu, namun ia turut menjadi sasaran serangan hingga mengalami luka serius pada bagian leher.

Warga yang mengetahui kejadian kemudian memberikan pertolongan dan membawa kedua korban ke fasilitas kesehatan. Namun, korban laki-laki dinyatakan meninggal dunia dalam perjalanan.

Kasi Humas menambahkan, terduga pelaku telah diamankan di Mapolres Kapuas Hulu bersama barang bukti senjata tajam yang digunakan saat kejadian.

“Saat ini pelaku sudah diamankan dan kasusnya masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut. Tim Penyidik dan Inafis Satreskrim Polres Kapuas Hulu juga sedang berada di TKP untuk melaksanakan olah TKP dan penanganan lebih lanjut,” jelasnya.

Terkait motif kejadian, polisi masih melakukan pendalaman. Informasi dari masyarakat yang menyebut pelaku mengalami gangguan kejiwaan juga masih akan diverifikasi melalui proses pemeriksaan.(sap)

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda